top of page

Perpanjang SIM(Surat Izin Mengemudi) Tanpa Antre: Pengalaman Pakai Aplikasi Digital Korlantas

  • Writer: Adrian Tambunan
    Adrian Tambunan
  • 4 days ago
  • 2 min read

Semoga sehat selalu kawan-kawan, SIM(Surat Izin Mengemudi) kalian aman?


Beberapa waktu lalu, masa berlaku SIM saya hampir habis. Dulu, urusan perpanjangan SIM identik dengan datang pagi-pagi ke Kantor polisi, antre panjang, fotokopi berkas, dan menunggu berjam-jam. Kali ini saya coba cara baru: lewat aplikasi Digital Korlantas POLRI.


Logo Korlantas
Logo Korlantas

Jujur saja, awalnya agak skeptis. Takut ribet, takut error, takut ujung-ujungnya tetap disuruh datang langsung. Tapi ternyata prosesnya lebih simpel dari yang saya bayangkan.


Langkah pertama tentu unduh aplikasinya dulu. Setelah daftar akun dan verifikasi data (pakai NIK dan nomor SIM), kita diminta isi data diri, pilih jenis SIM yang diperpanjang, lalu upload dokumen: foto e-KTP, foto SIM lama, dan pas foto terbaru. Bagian foto ini yang agak tricky, karena harus benar-benar sesuai ketentuan. Saya sempat ngulang beberapa kali karena ditolak sistem.


Setelah data lengkap, lanjut ke tes kesehatan dan tes psikologi. Ini juga dilakukan online melalui link yang terhubung dari aplikasi. Untuk cek kesehatan kita diarahkan ke link https://erikkes.id

E-rikkes untuk pemeriksaan kesehatan
E-rikkes untuk pemeriksaan kesehatan

Nah, di situ kita akan menemukan fasilitas kesehatan yg diakui pemerintah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, misalnya: Untuk daerah Medan wajib ke RS Bhayangkara, dan ini kebetulan banget dekat rumah saya. (Sialnya, saya kepintaran awalnya cek kesehatan duluan di tempat lain, rupanya sia-sia karena faskesnya gak diakui).


Begitu selesai, hasilnya otomatis masuk ke sistem.


Kemudian, tes psikologi akan dlakukan melalui link https://app.eppsi.id. Setelah daftar, verifikasi, bayar, setelahnya bisa langsung menjalankan tes psikologi online, cukup jawab pertanyaan situasional untuk menilai kepribadian kok, cukup simpel.

Tes psikologi online
Tes psikologi online

Begitu selesai, sama seperti pemeriksaan kesehatan, hasil tes psikologi akan otomatis masuk ke sistem.


Tahap berikutnya pembayaran. Bisa via transfer bank atau metode pembayaran digital lain. Begitu bayar, status pengajuan berubah jadi “diproses”. Di sini tinggal sabar menunggu verifikasi dari petugas.

Biaya SIM A
Biaya SIM A

Beberapa hari kemudian, kita akan dikabari bahwa SIM sudah siap, tergantung pilihan, SIM akan dikirim ke alamat rumah, atau seperti saya tinggal ambil ke Kantor Polisi. Rasanya agak surreal: perpanjang SIM, tapi tidak pernah sekalipun menginjakkan kaki ke kantor polisi saat mendaftar.

Notifikasi bahwa SIM siap diambil
Notifikasi bahwa SIM siap diambil

Pengajuan saya dilakukan pada 29 Desember 2025, dan SIM siap diambil 6 Januari 2026, wah! Setahun juga ya.... (bercanda ya gengs). Jadi seminggu selesai, tanpa pungli-punglian dan orang dalam, wah, seneng banget waktu megang SIM barunya.

Pamer SIM di depan Satlantas
Pamer SIM di depan Satlantas

Apakah sistemnya sempurna? Belum juga. Kadang aplikasi agak lambat, dan panduan fotonya bisa diperjelas lagi menurut saya. Tapi dibandingkan cara konvensional, ini jelas jauh lebih praktis—terutama buat yang jadwalnya padat dan tidak punya waktu untuk antre.


Kesimpulannya: perpanjang SIM lewat aplikasi Digital Korlantas itu bukan cuma mungkin, tapi memang layak dicoba. Sedikit ribet di awal, tapi sangat menghemat waktu di akhir.


Akhir cerita, selamat mencoba kawan-kawan.




Referensi:

  1. Pengalaman pribadi

  2. https://erikkes.id

  3. https://app.eppsi.id

  4. App Digital Korlantas

Comments


Subscribe Form

  • facebook
  • twitter
  • linkedin

©2019 by Dokter Gila. Proudly created with Wix.com

bottom of page